Translate

Jumat, 23 November 2012

Jeritan lara hati



Hidupku tak lagi sama ketika mereka datang, tak akan ada diriku yang dulu. Hidup di antara mereka yang tak sama denganku, yang tak pernah tahu apapun tentangku. Begitu berat tanggung jawab yang harus ku emban. Terlalu lelah untukku menanggung beban seperti ini. Mereka yang selalu ingin dimengerti, tapi tak pernah mau mengerti tentangku. Mereka yang selalu harus dipahami, tapi tak pernah paham apapun tentangku.
Keluarga, hanya sebuah gelar yang diberikan. Kenyataannya aku tak pernah dianggap ada oleh mereka. Mendekat ketika membutuhkan lalu menjauh ketika selesai. Jika diibaratkan mungkin akan seperti sampah permen karet yang selalu orang bicarakan. “habis manis sepah dibuang”.
Tak ada lagi diriku yang dulu, tak sama lagi diriku yang kini dengan yang dulu. Ingin rasanya kembali kemasa itu. Mencoba untuk tak mengenal mereka. Dan tak masuk ke dalam dunia mereka.
Sampai kapan aku harus menyimpan derita ini, sampai kapan aku harus bertahan diperlakukan seperti ini?
Berontak? Dikatakan tak bertanggung jawab. Didiamkan? Diinjak-injak seperti sampah.
Setiap manusia memiliki batas kesabaran, haruskah aku harus bertahan sampai batas kesabaran itu habis?
Dan hari ini, batas kesabaran itu telah habis, tak tahu apakah harus berubah menjadi orang yang egois atau tetap harus mengalah demi tanggung jawab.
Edha_Kidam
Manado, 12 November 2012
11:57 PM

Sabtu, 17 November 2012

Kamis, 15 November 2012

ini awal untuk ku, dimana aku bisa membagi kisahku dengan mereka yang ingin mengenalku,,,,,